ternak lele

Manfaat dan Keuntungan dalam Ternak Ikan Lele

Ternak Lele – Ikan Lele atau biasa di sebut Ikan keli, adalah sejenis ikan yang hidup di air tawar. Lele mudah dikenali karena tubuhnya yang licin, agak pipih memanjang, serta memiliki “kumis” yang panjang, yang mencuat dari sekitar bagian mulutnya.

Nama-nama atau sebutan lele di Nusantara :

  1.  Sumatera Barat           : “Ikan Kalang”
  2.  Gayo                                 : “Ikan Maut”
  3.  Aceh                                 : “Ikan Seungko”
  4.  Karo                                 : “Ikan Sibakut”
  5.  Kalimantan Selatan  : “Ikan Pintet”
  6.  Makassar                        : “Ikan Keling”
  7.  Sulawesi Selatan         : “Ikan Cepi”
  8.  Jawa Tengah                 : “Ikan Lindi”
  9.  Kalimantan Timur     : “Ikan Penang”

Manfaat Ikan Lele


marketing.co.id

Ikan Lele merupakan jenis ikan favorit untuk di konsumsi sebagian besar masyarakat Indonesia, namun ikan lele memiliki manfaat dan bahaya. Ikan ini menjadi bisnis yang baik dikarenakan ternak yang mudah dan terbilang cukup murah untuk perkembang biakan nya .

Namun sayang nya ikan ini masih suka dipandang sebelah mata sama sebagian masyarakat Indonesia. Padahal di balik semua itu tersimpan banyak sekali manfaat bagi kesehatan dari ikan lele yang belum kita ketahui .

Berikut ini merupakan manfaat baik ikan lele untuk kesehatan :

  • Asam Lemak Omega 3

Dalam ikan lele memiliki kandungan asam lemak omega 3 dan omega 6, seperti salmon. Nutrisi tersebut terkenal untuk menjaga kesehatan jantung dan juga otak manusia. Terutama anak-anak yang sedang dalam masa pertumbuhan.

  • Ikan Lele Kaya Protein

Di dalam ikan lele terdapat kurang lebih 15,6 gr protein pada 1 ekor lele ukuran sedang. Jumlah tersebut mampu menyuplai kebutuhan protein seseorang yang ingin membangun massa otot. Jadi, apabila ingin memiliki tubuh ideal dan padat berotot, maka mengkonsumsi ikan lele adalah salah satu solusinya yang tepat.

  •  Ikan Lele Kaya Vitamin B 12

Kandungan vitamin B 12 juga dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh manusia. Vitamin ini berguna untuk membuat kita lebih berstamina, dan tidak mudah lelah dalam menjalankan aktifitas sehari-hari. 1 ekor lele bisa memenuhi 40% kebutuhan vitamin B12 kita.

  • Ikan Lele Kaya Fosfor

Fosfor yang terdapat pada ikan lele yang mencapai hingga 167 mg/ 100 gram terbukti lebih tinggi daripada telur yang hanya mempunyai kandunga 100 mg. Fosfor bermanfaat untuk memberi energi dalam metabolisme lemak dan pati, oleh karena itu hal tersebut mampu menunjang kesehatan gusi dan gigi, membantu sistesis DNA.

  • Ikan Lele Membantu Kesehatan Kardiovaskuler

Kalium dan natrium yang terdapat pada ikan lele yang mencapai 24,5 : 1 tergolong cukup tinggi sehingga mampu menjaga kesehatan cardio dan pembuluh darah kita. Sebuah makanan di kategorikan baik untuk kesehatan jantung adalah jika perbandingan kalium terhadap natrium lebih dari 5 : 1.


Bahaya Ikan Lele


indonesia-cheater.com

Ikan Lele merupakan makanan yang digemari tua maupun muda karena memiliki citrarasa yang gurih dan lezat serta mempunyai manfaat kandungan gizi yang sangat baik bagi kesehatan . Namun dibalik manfaat ternyata ikan lele memiliki kekurangan nya, di balik kekurangan itu dapat membahayakan kesehatan anda jika anda mengkonsumsi nya.

Berikut merupakan bahaya makan ikan lele :

  • Hipertiroid

Banyak para peternak yang memanfaatkan bangkai hewan , Kotoran hewan karena berdekatan dengan kandang ternak. Misalnya ayam, Kambing, Babi atau sapi dan sengaja pula membuang seluruh limbah atau sampah rumah tangga yang disinyalir mengandung logam berat.

Yang jika masuk dalam tubuh ikan lele dan dikonsumsi manusia dalam jangka panjang, Maka bahaya makan ikan lele yang akan dialami para konsumen nya adalah berupa munculnya gangguan pada kelenjar tiroid yang berada disekitar leher. Leher akan terasa nyeri, Timbul pembengkakan dan peradangan serta infeksi.Kondisi ini disebabkan cairan didalam tiroid menjadi meningkat.

  • Pertumbuhan Sel Abnormal

Pengolahan ikan lele yang menggunakan minyak bekas atau yang telah digunakan secara berulang ulang akan mengandung radikal bebas yang didalamnya terdapat asam lemak jenuh yang padat dan bersifat korinogenik, pemicu munculnya sel abnormal didalam DNA tubuh.

Terlalu sering mengkonsumsi ikan lele yang digoreng dengan minyak jelantah hitam yang mengandung racun trans 2 hidroksiloktenal(HNE). yang terbukti berpotensi menyebabkan seseorang terserang kanker hati, Kanker lambung dan lain lain. Tahukah anda bahwa bahaya makan ikan lele yang menyebabkan kanker terbukti telah banyak terjadi dinegara tetangga Tiongkok.

  • Mengandung Berbagai Macam Bakteri Aktif

Banyak ikan lele yang dipelihara dengan cara yang tidak baik misalnya tambak ikan sengaja dibuat diaman diatasnya terdapat jamban pembuangan kotoran manusia Ikan lele adalah jenis ikan yang mampu bertahan hidup dalam air yang kotor dan mengandung lumpur yang didalamnya telah terkontiminasi bakteri.

Logam berat serta kuman yang dihasilkan dari bangkai hewan yang telah membusuk. Ikan lele akan memakan apapun yang ada disekelilingnya. Ikan lele yang makan kotoran manusia dapat menyebabkan kualitas gizinya menjadi hilang dan mengandung banyak bakteri termasuik bakteri e-coli yang menyebabkan sakit perut dan diare

Baca Juga : “Tips Simple Budidaya Ikan Koi yang Menguntungkan


Cara Ternak Lele di Kolam Terpal


carabudidayaikanlelenilamujair.blogspot.com

Lele adalah salah satu ikan dengan nilai ekonomis tinggi yang mudah pembudidayaanya. Budidaya lele sudah dikenal masyarakat indonesia bahkan sebelum jaman kemerdekaan. Di indonesia sendiri terdapat beberapa spesies lele seperti lele sangkuriang, lele dumbo dan lele lokal.

Dalam budidaya lele sebenarnya tidak memerlukan teknik khusus. Yang anda perlukan adalah kolam dan pakan yang cukup. Namun belakangan mulai dikenal teknik budidaya lele dengan mengunakan kolam terpal.

Dalam mempraktekan Ternak lele berikut adalah tahapan-tahapan nya :

  • Tahap Pembuatan Kolam Lele dari Terpal

Ternak Lele – Dalam tahapan ini kalian harus hati – hati, karena ada beberapa terpal yang mudah robek ketika menahan tekanan air yang cukup kuat. Untuk ukuran terpal dapat anda sesuaikan dengan besar lahan yang akan di taruh kolam diatasnya. Namun umumnya terpal yang beredar di pasaran berukuran 4 x 6 meter.

Kemudian siapkan bambu untuk kerangka kolam, usahakan bentuk kerangka cukup kokoh. Agar tidak rusak atau roboh ketika dimasuki air. Untuk dasar dan dinding kolam dapat anda tambahkan papan kayu biar kuat. Setelah itu taruh terpal diatasnya dan ikat dengan kuat.
 

Ukuran kolam dapat di sesuaikan dengan lahan. Umumnya 2×4 atau 3×4 meter dengan kedalaman sekitar 0,5 meter.

 

  • Pemilihan Tipe Ternak  Lele

Setelah selesai dalam pembuatan kolam selanjutnya anda menentukan tujuan pembudidayaan nantinya. Dalam pembudidayaan ikan lele dibagi dalam dua tipe yaitu untuk anakan dan untuk konsumsi. Yang dimaksud anakan adalah dibudidaya untuk diambil anakan lele semata, tujuanya untuk dijual dalam bentuk bibit anakan lele. Umur anakan ini antara 1-2 bulan.
 
Sedangkan lele konsumsi adalah lele yang ditujukan untuk konsumsi dan sudah berumur 4 bulan atau sudah masuk ukuran siap dijual ke pasar. Anda dapat memilih salah satu atau keduanya. Apabila memilih keduanya, anda tidak perlu membeli bibit lagi pada pembudidaya lainya.

 

  • Tahap Perawatan Ikan Lele

Selanjutnya isi kolam dengan air dan masukkan bibit ikan lele. Untuk tiap meter persegi masukkan bibit sejumlah 200 ekor anakan ikan lele. Untuk pergantian air, saya rasa tidak perlu ganti air sampai masa panen. Kecuali jika air dirasa sudah sangat keruh cukup tambahkanair kedalam kolam tanpa menguras.

 Jangan lupa soal makanan, karena ini sangat vital. Karena jika anda telat memberi makan atau jumlah makanan kurang ikan lele akan memakan temanya. Hal ini disebabkan sifat kanibalisme ikan lele. Berikan makanan ikan lele atau biasa disebut pelet dua kali sehari secukupnya. Jika anda ingin hemat dapat anda mix atau campur dengan bangkai ayam.
 
Bisa juga dengan jeroan ayam. Kedua pakan alternatif itu dapat diperoleh di peternakan dan tempat pemotongan ayam. Yang bisa didapatkan secara cuma – cuma. Kalaupun bayar, harganya akan sangat murah. Dengan pakan alternatif anda dapat menghemat biaya pembelian pakan.
 
Setelah dirasa cukup umur, anda dapat memanen ikan lele dan menjualnya pada tengkulak. Sekian artikel Ternak lele dengan terpal. Semoga bermanfaat.

Leave a Comment