Oktober 1, 2016 Ahmadchels 1Comment

Pengertian Syiah

Syiah (  شیعه) ialah sekte dengan jumlah penganut terbesar kedua dalam agama islam, setelah Sunni. Sekitar 90% umat muslim sedunia merupakan penganut Sunni, dan 10% penganut Syiah.

Syiah menolak kepemimpinan dari tiga khalifah pertama (Abu Bakar, Umar, Utsman). Secara bahasa, kata “Syiah”adalah bentuk tunggal, sedangkan bentuk jamak nya adalah “Syiya’an” (شِيَعًا).

Syi dalam bahasa Arab;  شيعي, menunjuk kepada pengikut dari sekte tersebut. Syiah adalah bentuk pendek dari kalimat syiah Ali yang berarti “Pengikut Ali”.

Syiah Sudah Masuk ke IndonesiaSyiah Sudah Masuk ke Indonesia

Syiah Sudah Masuk ke Indonesia  – Indonesia tengah menjadi target Syi’ah besar-besaran, hingga kini banyak pengikutnya berada di berbagai wilayah Indonesia, terutama di Jawa Barat dan Sulawesi Selatan.

Menurut ketua dewan syura Ikatan Jamaah Ahlul Bait Indonesia ( IJABI ) Jalaludin Rakhmat, pernag mengatakan kisaran jumlah penganut Syi’ah di Indonesia “Perkiraan 5 juta orang “.

Menurut kang Jalal, pemeluk Syi’ah sebagian besar berada di Bandung, Makassar, dan Jakarta. Selain itu ada juga kelompok syi’ah di Tegal, Jepara, Pekalongan dan Semarang, Garut, Bondowoso, Pasuruan dan Madura. Diperkirakan, kebanyakan dari mereka sedang melakukan taqiyah dalam rangka melindungi diri dari kelompok sunni.

Taqiyah adalah suatu kondisi luar seseorang dengan yang ada di dalam batinnya tidaklah sama. Memang taqiyah juga dikenal di kalangan ahlus sunnah. Hanya saja menurut ahlus sunnah, taqiyah digunakan untuk menghindarkan diri dari musuh-musuh islam alias orang kafir atau ketika perang maupun kondisi yang sangat membahayakan orang islam.

Apa Itu Taqiyah ?

Syiah Sudah Masuk ke Indonesia

Sementara itu menurut Syi’ah bahwa Taqiyah wajib dilakukan. Jadi taqiyah adalah salah satu prinsip agama mereka. Taqiyah dilakukan kepada orang selain Syi’ah, seperti ungkapan bahwa al-quran Syi’ah adalah sama dengan Al-Qur’an Ahlus Sunnah.

Padahal ungkapan ini hanyalah kamuflase  mereka. Mereka juga bertaqiyah dengan pura-pura mengakui pemerintahan islam.

Menurut Ali Muhammad Ash Shalabi, taqiyah dalam Syi’ah ada empat unsur pokok ajaran Syi’ah :

  • Pertama, Menampilkan hal yang berbeda dari apa yang ada dalam hatinya.
  • Kedua, Taqiyah digunakan dalam berinteraksi dengan lawan-lawan syi’ah.
  • Ketiga, Taqiyah berhubungan dengan perkara agama atau keyakinan yang dianut lawan-lawan.
  • Keempat, digunakan di saat berada dalam kondisi mencemaskan

15 Ciri-Ciri  Syi’ah di Indonesia

Syiah Sudah Masuk ke Indonesia

Menurut Syaikh Mahmud Farhan Al-Buhairi di majalah islam internasional Qiblati, Syiah Sudah Masuk ke Indonesia namun kita dapat mengetahui ciri-ciri pengikut syi’ah sangat mudah dikenali, kita dapat memperhatikan sejumlah ciri-ciri berikut:

1.Songkok Hitam

Mengenakan songkok hitam dengan bentuk tertentu. Tidak seperti songkok yang dikenal umumnya masyarakat Indonesia, songkok mereka seperti songkok orang Arab hanya saja warnanya hitam

2. Tidak shalat jum’at

Meskipun shalat jum’at bersama jama’ah, tetapi dia langsung berdiri setelah imam mengucapkan salam. Orang-orang akan mengira dia mengerjakan shalat sunnah, padahal dia menyempurnakan shalat zduhur empat raka’at. Karena pengikut syi’ah tidak meyakini keabsahan shalat jum’at kecuali bersama imam yang ma’shum atau wakilnya.

3. Tidak Mengucapkan Salam

Pengikut Syi’ah juga tidak akan mengakhiri shalat nya dengan mengucapkan salam yang dikenal kaum Muslimin, tetapi dengan memukul kedua pahanya beberapa kali.

4. Shalat nya Hanya Tiga waktu

shalat-syiah

Pengikut Syi’ah jarang shalat jama’ah karena mereka tidak mengakui shalat lima waktu, tapi yang mereka yakini hanya tiga waktu saja .

5. Membawa batu At-Turbah

Mayoritas pengikut Syi’ah selalu membawa At-Turbah Al-Husainiyah yaitu batu/tanah (dari karbala) yang di gunakan menempatkan kening ketika sujud bila mereka shalat, tidak di dekat orang lain.

6. Wudhu nya aneh

Jika anda perhatikan caranya berwudhu maka anda akan dapati bahwa wudhu nya sangat aneh, tidak seperti yang dikenal kaum muslimin.

7. Tidak Pernah Ikut Kajian

Anda tidak akan mendapatkan penganut Syi’ah hadir dalam kajian dan ceramah  Ahlus sunnah.

8. Pemuja Ahlul bait yang berlebihan

Anda juga akan melihat penganut Syi’ah banyak-banyak mengingat Ahlul Bait ; Ali, Fathimah, Hasan dan Husein radhiyallahu anhum.

9. Tidak Mempercayai sahabat nabi kecuali Ali

Mereka juga tidak akan menunjukkan penghormatan kepada Abu bakar, Umar, Utsman, mayoritas sahabat dan Ummahatul Mukminin radhiyallahu anhum

10. Buka Puasa Pas Bintang Mulai Muncul

Syiah Sudah Masuk ke Indonesia

Pada bulan Ramadhan penganut Syia’ah tidak langsung berbuka puasa setelah Adzan maghrib; dalam hal ini Syi’ah berkeyakinan seperti yahudi yaitu berbuka puasa jika bintang-bintang sudah nampak di langit, dengan kata lain mereka berbuka bila benar-benar sudah masuk waktu malam. (mereka juga tidak shalat tarawih bersama kaum muslimin, karena menganggap nya sebagai bid’ah)

11. Memecah belah jamaah Salaf dengan Jamaah yang lain

Mereka berusaha sekuat tenaga untuk menanam dan menimbulkan fitnah antara jamah salaf dengan jamaah lain, sementara itu mereka mengklaim tidak ada perselisihan antara mereka dengan jamaah lain selain salaf. Ini tentu tidak benar.

12. Tidak Membaca Al-Qur’an

Syiah Sudah Masuk ke Indonesia

Anda tidak akan mendapati seorang penganut Syi’ah memegang dan membaca Al-Qur’an kecuali jarang sekali, itu pun sebagai bentuk taqiyah (kamuflase), karena Al-Qur’an yang benar menurut mereka yaitu Al-Qur’an yang berada di tangan Al-Mahdi yang ditunggu kedatangan nya.

13. Tidak Berpuasa Asyura

Orang-orang Syiah Sudah Masuk ke Indonesia, Orang Syi’ah tidak berpuasa pada hari Asyura, dia hanya menampilkan kesedihan di hari tersebut.

14. Mempengaruhi Mahasiswi

Mereka juga berusaha keras mempengaruhi kaum wanita khususnya para mahasiswi di perguruan tinggi atau di perkampungan sebagai langkah awal untuk memenuhi keinginannya melakukan mut’ah  dengan para wanita tersebut bila nantinya mereka menerima agama Syi’ah.

15. Mempengaruhi Orang-orang Tua

Orang-orang Syi’ah getol mendakwahi orang-orang tua yang memiliki anak putri, dengan harapan anak putrinya juga ikut menganut Syi’ah sehingga dengan leluasa dia bisa melakukan zina mut’ah dengan wanita tersebut baik dengan sepengetahuan  ayahnya ataupun tidak. Pada hakikatnya ketika ada seorang yang ayah menerima agama Syi’ah, maka para pengikut Syi’ah yang lain otomatis telah mendapatkan anak gadis nya untuk dimut’ah. Tentunya setelah mereka berhasil meyakinkan bolehnya mut’ah. Semua kemudahan, kelebihan, dan kesenangan terhadap syahwat ini ada dalam diri para pemuda, sehingga dengan mudah para pengikut Syia’ah menjerat mereka bergabung dengan agama Syi’ah

Siapakah Khomeini ?

Syiah Sudah Masuk ke Indonesia

Ciri-ciri mereka sangat banyak.  Selain yang kami sebutkan diatas masih banyak ciri-ciri lainnya, sehingga tidak mungkin bagi kita untuk menjelaskan semua nya di sini. Namun cara yang paling praktis ialah dengan memperhatikan raut wajah.

Wajah  mereka merah padam jika anda mencela Khomeini dan sistani, tapi bila anda menghujat Abu Bakar, Umat, Utsman, Aisyah dan Hafshah atau sahabat-sahabat lainnya tidak ada sedikitpun tanda-tanda kegundahan di wajah nya.

Akhirnya, dengan hati yang terang Ahlus Sunnah dapat mengenali pengikut Syi’ah dari wajah hitam mereka karena tidak memiliki keberkahan, jika anda perhatikan wajah mereka, maka anda akan membuktikan kebenaran penilaian ini.

Kita momohon hidayah kepada Allah untuk dan mereka semua. Itulah Penjelasan tentang Syiah Sudah Masuk ke Indonesia, semoga artikel ini bermanfaat untuk kita.

One thought on “Kenali Ciri-ciri Syiah Berikut ini untuk Melindungi Keluarga Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *