Desember 9, 2016 Ahmadchels 0Comment

Kota Tangerang. – adalah sebuah kota yang terletak di bagian Pasundan Provinsi Banten, Indonesia. Kota ini memiliki banyak sejarah  dan kebudayaan. Kota ini terletak tepat di bagian barat ibu kota negara Indonesia, Jakarta. Kota Tangerang berbatasan dengan daerah Khusus ibukota Jakarta di sebelah timur.

Tangerang merupakan salah satu kota terbesar di Provinsi Banten serta ketiga terbesar di lingkungan Jabodetabek setelah Jakarta dan Bekasi di Provinsi Jawa Barat. Tangerang memiliki banyak cerita sejarah yang tidak akan terlupakan. Berikut adalah sejarah dari Tangerang  :

Tangerang di Sebut Juga Kota Benteng

benteng

Untuk mengungkapkan asal usul tangerang sebagai kota “Benteng”, diperlukan catatan yang menyangkut perjuangan. Menurut sari tulisan F. de Haan yang diambil dari arsip VOC, resolusi tanggal 1 Juni 1660 menyatakan bahwa Sultan Banten telah membuat negeri besar yang terletak di sebelah barat sungai Untung Jawa, dan untuk mengisi negeri baru tersebut Sultan Banten telah memindahkan 5.000 sampai 6.000 penduduk.

Kemudian dalam Dag Register tertanggal 20 Desember 1668 diberitakan bahwa Sultan Banten telah mengangkat Raden Sena Pati dan Kyai Demang sebagai pemimpin di daerah baru tersebut. Karena dicurigai akan merebut kerajaan, Raden Sena Pati dan Kyai Demang dipecat oleh Sultan. Sebagai gantinya diangkat Pangeran Dipati lainnya. Atas pelepasan jabatan tersebut Ki Demang sakit hati. Kemudian tindakan selanjutnya ia mengadu domba antara Banten dan VOC. Tetapi ia terbunuh di Kademangan.

Dalam arsip VOC selanjutnya, yaitu dalam Dag Register tertanggal 4 Maret 1680 menjelaskan bahwa pemimpin Tangerang pada waktu itu adalah Kyai Dipati Soera Dielaga. Kyai Soeradilaga dan putranya Subraja minta perlindungan VOC dengan diikuti 143 penjaga dan tentaranya (keterangan ini terdapat dalam Dag Register tanggal 2 Juli 1682). Ia dan pengiringnya ketika itu diberi tempat di sebelah timur sungai, berbatasan dengan pagar VOC.

Sejarah Perjuangan Kemerdekaan

kemerdekaan-indonesia

 

Pada Oktober 1945, Laskar Hitam, milisi muslim ekstrem didirikan di Tangerang. Tujuan dari gerakan ini adalah untuk mendirikan negara islam di Indonesia. Tindakan ini kemudian menjadi bagian kelompok pemberontak DI/TII. Pada 31 Oktober 1945, Laskar Hitam menculik Oto Iskandardinata, Menteri Negara Republik Indonesia.

Setelah deklarasi kemerdekaan Indonesia, ada kerusuhan ras di Tangerang. Kelompok anti etnis Tionghoa menyerang etnis Tionghoa di Tangerang. Karena mereka menganggap bahwa etnis Tionghoa di Tanggerang mendukung pemerintah Belanda yang mencoba untuk kembali menguasai Indonesia.

Setelah Kemerdekaan Indonesiakemerdekaan

Sejak tahun 1981 hingga 1984, Bandara Internasional Soekarno-Hatta didirikan di Benda, Tangerang. Bandara terletak di Tangerang, namun disebut sebagai Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Jakarta. Cengkareng adalah nama kecamatan di Jakarta Barat yang berdekatan dengan bandara.

Pada Agustus 1996, Walmart, pengecer terbesar dari Amerika Serikat membuka cabang pertamanya di Indonesia di Lippo Karawaci Tangerang. Sayangnya, cabang tersebut dijarah dan dibakar pada perpecahan Mei 1998. Walmart menghentikan investasi mereka di Indonesia setelah kerusuhan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *