Maret 28, 2017 Ahmadchels 0Comment

Kali ini saya akan berbagi informasi kepada anda mengenai tentang Gunung Prau atau biasa disebut Gunung prahu, apakah di antara kalian ada yang sudah pernah ke Gunung Prau ? Atau mempunyai planning ingin mencoba pendakian ke sana ? Jika Ia, maka artikel ini sangat membantu anda untuk mendapatkan Informasi  lengkap seputar Gunung Prau. Untuk Pergi Ke Gunung Prau saya himbau untuk menggunakan Jalur pendakian Gunung prau yang disarankan oleh petugas, dan menggunakan transportasi sendiri, karena sulit nya transportasi umum . Oke untuk mempersingkat mari kita simak penjelasan mengenai Gunung Prau berikut ini :

Gunung Prau

gunung prau

Gunung Prau atau biasa di eja Gunung Prahu ini memiliki ketinggian mencapai 2.590 mdpl. Terletak di kawasan dataran tinggi Dieng, Jawa Tengah – Indonesia. Gunung Prahu terletak pada koordinat 7°11′13″LU109°55′22″BT. Gunung Prahu merupakan perbatasan antara tiga Kabupaten yaitu : Kabupaten Batang, Kabupaten Kendal dan Kabupaten Wonosobo.

Puncak Gunung Prahu merupakan padang rumput luas yang memanjang dari barat ke timur. Bukit-bukit kecil dan sabana dengan sedikit pepohonan dapat kita jumpai di puncak. Gunung Prahu merupakan puncak tertinggi di kawasan dataran tinggi Dieng, dengan beberapa puncak yang lebih rendah di sekitarnya. Pendakian Gunung Prau bisa di bilang cukup sulit dari pada Gunung salak, karena sesuai dengan pengalaman saya, ketika MOS di Gunung Salak .

  • Rute Jalur Pendakian Gunung Prau dari Basecamp Ke Pos I

Selesai sudah pengurusan administrasi dan sarapan kami bergegas untuk pendakian pada pukul 09.00 dari basecamp, pendaki melewati perkampungan Desa Patak Banteng, Dieng. Lepas dari perkampungan desa Patak Banteng sekitar 500 meter memasuki daerah persawahan. Setelah 25 menit pendakian dengan track berdebu sudah tampak terlihat Pos I .

Pos I ( Sikut Dewo) berupa gubuk kecil persawahan, biasanya terdapat pedagang lokal yang berjualan di pos ini untuk mengais rezeki pada para pendaki. Di pos ini pendaki bisa beristirahat dan mengisi tenaga atau pun melanjutkan pendakian. Dari pos ini pendaki masih di suguhkan dengan pemandangan persawahan yg cukup indah. Jika ramai pendaki terdapat jasa ojek di pos ini yang siap mengantarkan pendaki naik atau turun.

  • Rute Perjalanan Ke Puncak Gunung Prau dari Pos I Ke Pos II

Melanjutkan pendakian dari Pos I menuju Pos II, masih melewati persawahan dan menaiki anak tangga dari tanah yang berkelak – kelok. Dari Pos I menuju Pos II sekitar 30 menit saja dengan jalur yang tidak begitu menanjak.

Pos II (Cangal Walangan) berupa lahan lapang kecil, hanya cukup untuk mendirikan 2 tenda saja. Di pos ini pendaki memasuki hutan Gunung prau . Hutan lebat yang didominasi pohon cemara dan pohon pinus.

  • Rute Perjalanan Ke Puncak Gunung Prau dari Pos II Ke Pos III

Dari Pos II menuju Pos III mulai menanjak dan dari sini jg perjalanan semakin menantang dengan adanya pohon besar yang berakar. Jalur sangat licin jika musim hujan. Sekitar 60 menit untuk menuju Pos III cukup banyak menguras tenaga. Pendaki akan sedikit merasa bosan selama menuju Pos III dikarenakan jauh dan menanjak. Sampai di Pos III pendaki dapat beristirahat sejenak dan mengatur pernafasan, setidaknya 5 – 10 menit karena masih setengah perjalanan menuju puncak.

Pos III (Cacingan) berupa lahan kecil, cukup buat 2 tenda, di Pos ini pemandangan hanya hutan, ada baiknya jangan terlalu lama di Pos III.

  • Rute Perjalanan Ke Puncak Gunung Prau dari Pos III Ke Bukit Teletubis

Pendakian gunung prau

Dari Pos III menuju Bukit Teletubis pendaki masih akan menjumpai jalur yang terjal dan menanjak. Perjalanan dari Pos III menuju Bukit Teletubis dengan jarak tempuh 60 menit, lalu sekitar 15 menit menuju Bukit Teletubis. Setelah menemui belokan tanjakan pendaki akan disuguhi dengan gambar pemandangan gunung  yang indah, gunung sindoro dan perkampungan dieng.

Setelah sampai di Bukit Teletubis kami hendak membuka tenda dan bergegas untuk masak sekedar mengisi perut. Rombongan kami 8 orang, pembagian tugas di mulai 5 pria mendirikan tenda dan wanita bersiap untuk masak dan membuat kopi dikarenakan cuaca Puncak Gunung Prau yang sangat dingin. Kami pun turun dengan lintas jalur Dieng dengan jangka waktu 2 jam perjalanan

Dengan ini akan kami simpulkan rincian waktu Pendakian Gunung Prau via Patak Banteng (jalur tercepat menuju prau) :

  • Basecamp – Pos I (Sikut Dewo) = 25 menit
  • Pos I (Sikut Dewo) – Pos II (Cangal Walangan) = 30 menit
  • Pos II (Cangal Walangan) – Pos III (Cacingan) =  60 menit
  • Pos III (Cacingan) – Bukit Teletubis = 60 menit

Total waktu pendakian Gunung Prau via Patak Banteng dan di tambah istirahat adalah  3 jam 30 menit

Rincian Biaya Pendakian Gunung Prau yang Kami Keluarkan

  • Transportasi Bus Sinar Jaya Pergi = Rp. 85.000,-/orang (Ekonomi)
  • Transportasi Bus Sinar Jaya Pulang = Rp. 110.000,-/orang (AC)
  • Transportasi Angkot menuju basecamp Patak Banteng = Rp. 50.000,-/orang (PP)
  • Biaya Logistik = Rp. 50.000,-/orang
  • Biaya Simaksi (Pendaftaran) = Rp. 10.000,-/orang
  • Uang Pegangan = Rp. 50.000,-/orang

Rekomendasi Total Biaya Pendakian Gunung Prau adalah Rp. 360.000,-/orang

*Note; Untuk yang ingin menyewa tenda camping, bisa menghubungi pihak terkait di basecamp dengan kisaran harga Rp. 50.000,-/hari tergantung dari kapasitas tendanya.

Tips Tambahan Saat Mendaki Gunung Prau Dieng :

  • jika mendaki di musim kemarau, jangan lupa membawa masker, dan jika mendaki di musim hujan jangan lupa membawa jas hujan.
  • jangan buang sampah sembarangan, bawa turun sampahmu.
  • jangan lupa melakukan pemanasan terlebih dahulu sebelum mendaki.
  • walaupun terbilang cukup pendek, namun suhu di Gunung Prau bisa sampai minus 2 derajat lho, jadi pastikan kamu membawa sleeping bag dan jaket tebal ya.

14 Fakta yang Berada di Gunung Prau

Fakta Gunung Prau

1. Puncak Tak Tersentuh

Fakta yang pertama bahwasanya dari ribuan orang yang datang ke Gunung Prau untuk pendakian, mereka hanya mencapai di camping ground, tidak sampai ke puncak tertinggi yang berada di Gunung Prau.

2. Salah nya Informasi Ketinggian

Sebagian website yang memberikan informasi tentang ketinggian Gunung Prau keliru, mereka menulis ketinggian hanya 2.565 mdpl, padahal puncak tertinggi sebenarnya yang dimiliki Gunung Prau mencapai 2590 mdpl.

3.  Muncul nya Kristal Es

Pada Musim Kemarau, saat suhu udara yang berada di kawasan Gunung Prau mencapai titik terendah, anda bisa melihat kristal es yang berada pada permukaan tanah di beberapa lokasi saat pagi hari.

4. Selfie Ke Gunung Lain

Pendaki Gunung Prau sebagian besar lebih sibuk mengambil foto Gunung sindoro dan Gunung sumbing dari pada mengambil foto ke arah Gunung Prau.

5. Lima Gunung yang Terlihat

Bila cuaca sedang cerah, maka anda dapat melihat lima Gunung yang berada di timur Gunung Prau. Yaitu Gunung Sindoro, Gunung Sumbing, Gunung Merapi, Gunung Merbabu, dan Gunung Lawu. Bila anda sejenak melihat ke arah barat, terlihat Gunung slamet.

6. Bunga Edelweiss Jarang di Jumpai

Tidak banyak orang dari pendaki di Gunung Prau menjumpai bunga edelweiss di Gunung Prau.

7. Berada di 5 Kabupaten Sekaligus

Apabila kita mengelilingi menara yang berada di Gunung Prau, maka kita sudah menginjakan kaki di 5 Kabupaten, yaitu Kabupaten Kendal, Banjarnegara, Wonosobo, Batang, dan Temanggung.

8. Suara Lirih yang Menyeramkan

Di sekitar menara ketika malam hari terkadang anda dapat mendengar suara-suara lirih. Itu adalah suara yang berasal dari menara tersebut, yang muda terdengat ketika malam hari dan tidak berangin.

9. Selalu Tutup di Awal Tahun

Gunung Prau secara berkala ditutup pada awal tahun untuk pemulihan ekosistem pada tanggal 5 januari sampai 5 april. Hal ini yang menyebabkan pendaki Gunung Prau membludak saat malam pergantian tahun baru.

10. Dikelola Oleh PT.Perhutani

Gunung Prau merupakan kawasan hutan lindung yang dikelola oleh PT. Perhutani. jadi para pendaki membeli tiket masuk ke kawasan hutan lindung bukan SIMAKSI (Surat Izin Masuk Kawasan Konservasi).

11. Memiliki 8 Jalur Pendakian

Sampai saat ini, Februari 2017, sudah ada 8 jalur pendakian untuk menuju puncak Gunung Prau. 6 diantaranya adalah jalur pendakian yang dibuka untuk umum. Sedangkan 2 lainnya adalah jalur yang masih dijaga ekosistem nya dengan tidak membukanya sebagai jalur pendakian umum.

12. Gunung Pahu atau Gunung Prau ?

Bagi orang awam, ketika mendengar nama Gunung Prau masih menganggap bahwa Gunung Prau ini adalah Tangkuban Perahu. Sebagian lagi lebih menyebut dengan Gunung Dieng.

13. Sunset yang Jarang dilihat

Matahari terbenam di Gunung Prau hanya dinikmati oleh sebagian kecil pendaki Gunung Prau, kebanyakan pendaki naik malam hari hanya untuk menanti matahari terbit, kemudian turun saat siang hari.

14. Pernah Menjadi Tempat Shooting

Gunung Prau pernah dijadikan tempat shooting oleh band Brother of Smoke, sebuah band lokal dari Wonosobo. Membawa gitar dan drum ke sekitaran area camping ground Gunung Prau. Anda bisa menonton videonya di bagian atas artikel ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *