September 17, 2016 Ahmadchels 1Comment

Hukum dan manfaat berqurban

Hukum dan Manfaat Berqurban

Hukum dan Manfaat Berqurban – Bulan Dzulhijjah identik dengan Idul Adha, dan itu berarti ada sebuah ibadah yang Allah SWT perintahkan di dalamnya. Memotong hewan qurban, itulah salah satu bentuk ketaatan hamba kepada Rabb-Nya. Allah SWT berfirman :

“Maka dirikanlah sholat untuk robbmu dan berqurbanlah (untuk Robbmu)”. [QS.Al-Kautsar:2].

Berqurban berasal dari bahasa arab yang berarti mendekatkan diri. Qurban sendi berasal dari kata Qorroba-Yukorribu-Qurbaanan. Tentu mendekatkan diri dimaksudkan untuk hamba kepada sang khaliq, sebuah cara pendekatan diri, penghambaan, ketaatan, dan kesyukuran.

Kemudian dalam surat Al-An’am ayat 62 Allah berfirman:

“Katakanlah: Sesungguhnya sholatku, ibadah (Qurban)ku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Robb semesta alam”.

Dan dalam Hadist, Rasulullah SAW bersabda :

“Dari Anas RA, Nabi SAW pernah berqurban dengan dua ekor kambing berwarna belang dan bertanduk.” [HR,Muttafaq’alaih].

Hukum dan Manfaat Berqurban

-Hukum Berqurban Wajib atau Sunnah ?

Hukum dan Manfaat Berqurban-Pada dasarnya, jika dilihat dari penggunaan kata berqurbanlah yang termasuk dalam jenis kata perintah maka kedudukannya menjadi sebuah kewajiban seperti halnya shalat dan shaum di bulan Ramadhan. Namun sama halnya dengan ibadah haji, Allah Maha mengetahui kadar kemampuan setiap hamba-Nya. Berqurbanlah jika mampu.

Lebih jelasnya mengenai hukum qurban ini ada dua pendapat, pendapat pertama mewajibkan, inilah pendapat yang dianut oleh Imam Hanafi. Pendapat yang kedua menyatakan bahwa hukum berqurban adalah sunnah muakkadah, dengan menggunakan dalil Hadist Ummu Salamah dalam Shohih Muslim bahwa Nabi SAW berkata:

“Apabila telah masuk sepuluh hari (awal bulan Dzulhijjah) dan salah seorang dari kalian ingin berqurban, maka janganlah dia menyentuh (dengan menggunting atau mencabut) sesuatu pun dari rambut dan kulitnya”.

Sisi pendalilan nya adalah bahwa Rasulullah SAW, menyerahkan ibadah tersebut kepada orang yang berkeinginan untuk berqurban.

-Atsar dari Beberapa sahabat Rasul

Hukum dan Manfaat Berqurban – Juga ada atsar dari beberapa sahabat ra-, diantaranya Abu Bakar, Umar dan Abu Mas’ud, diriwayatkan oleh Al-Baihaqi dan lainnya dengan sanad shahih, bahwa mereka pernah meninggalkan ibadah qurban sedangkan mereka dalam keadaan mampu untuk berqurban, dengan tujuan supaya orang-orang tidak meyakini wajibnya berqurban. (“Fathul Allam:5/517”)

Tapi inti dari kedua pendapat ini adalah bahwa berqurban di syariatkan kepada orang yang mampu, berdasarkan hadits Rasulullah SAW. Dari Abi Hurairah ra berkata bahwa rasulullah SAW bersabda:

“Siapa yang memiliki kelapangan tapi tidak menyembelih qurban, janganlah mendekati tempat shalat kami”. (HR.Ahmad, Ibnu majah dan Al-Hakim menshahihkannya)

Adapun yang tidak mampu disyariatkan berqurban, bahkan merekalah yang berhak menerima daging qurban. Meskipun begitu, tidak ada larangan untuk orang yang tidak mampu menyembelih hewan qurban. Misalnya saja, seseorang yang tidak  mampu itu berusaha dengan cara menabung, menyisihkan sedikit penghasilannya untuk berqurban maka ini lebih baik. Wallahu a’lam bish-showwaab.

8 Sunnah Rasulullah dalam berqurban

Hukum dan Manfaat Berqurban – Alhamdulillah Hari raya Idul Adha sudah kita laksanakan, seharusnya tak ada beda istimewanya dengan Idul Fitri. Karena keduanya adalah hari yang istimewa bagi kaum Muslimin di dunia.

Kemarin, umat muslim telah melakukan penyembelihan hewan qurban. Mungkin di antara kita ada yang belum dapat atau belum mampu untuk  membeli hewan qurban, namun jangan berkecil hati. Lalu membicarakan soal  Sunnah yang di lakukan Rasulullah dalam ibadah qurban, apa sajakah itu ?

Hukum dan Manfaat Berqurban

 

1. Menyembelih dengan tangan sendiri.

Dalam sebuah hadist, Anas berkata: “Nabi SAW pernah berqurban dua kambing berwarna belang dan bertanduk, beliau menyembelih dengan kedua tangan beliau sendiri, dengan menyebut nama Allah dan bertakbir, dan meletakkan kaki beliau di atas sisi tubuh kedua kambing itu”. (HR.Muttafuq’alaih).

2. Membaca takbir setelah basmalah

Dengan dalil yang sama didapat dari Anas ra.

3. Meletakkan kaki kanan di bahu hewan yang akan disembelih setelah di baringkan di atas sisi sebelah kirinya, apabila hewan tersebut kambing atau sapi.

Dalilnya, Hadist dari Anas berkata:

“Imam An-Nawawi rohimahulloh : “Hadist tersebut (yaitu hadist ‘Aisyah yang semakna dengan hadist Anas dengan beberapa tambahan) adalah dalil bahwa disunnahkan untuk merebahkan kambing di atas lambung sebelah kirinya ketika disembelih, dan tidak disembelih dalam keadaan berdiri atau berlutut, tapi dalam keadaan terbaring miring (kearah kiri) karena itu lebih mudah baginya. Demikian disebutkan dalam hadist-hadist dan telah sepakat kaum muslimin akan hal ini” (Syarh Shahih Muslim no.1967)

4. Menyembelih unta dengan nahr, dalam keadaan berdiri dan diikat kaki kirinya yang depan.

Yang dimaksud dengan nahr adalah menusuk urat darah di pangkal lehernya dengan besi runcing atau pisau. Firman Allah SWT:

“Maka sebutlah oleh kalian nama Allah ketika kalian menyembelihnya dalam keadaan dia berdiri ( dan telah terikat )”. [Al-Hajj:36]

Ibnu Umar rohdhiyallohu ‘anhuma- pernah melewati seseorang yang sedang menderumkan untanya untuk disembelih, maka beliau berkata kepadanya: “Berdirikanlah (dan sembelihlah) dalam keadaan unta itu berdiri dan terikat, itu adalah Sunnah Nabi Muhammad SAW”. [HR.Muttafaq’alaih].

Berkata imam An-Nawawi rohimahulloh:”Di sunnah kan untuk menyembelih unta dalam keadaan berdiri dan terikat kaki kiri depannya. Sedangkan sapi dan kambing, sunnah nya adalah disembelih dengan terbaring di atas lambung sebelah kiri, kaki kanan belakang dibiarkan terlepas sedangkan kaki-kaki lainnya semua diikat menjadi satu”, (Syarh Shohih Muslim no.1320).

Hukum dan Manfaat Berqurban

5 & 6, memakan sebagian dari daging qurban dan bershodaqoh dengannya.

Allah SWT berfirman:

“Kemudian apabila unta itu telah roboh (mati), maka makanlah sebagiannya dan beri makanlah orang yang rela dengan apa yang ada padanya (yang tidak meminta-minta) dan orang yang meminta”. (Al-Hajj:36).

Dari jabir ra. bahwa Rasulullah SAW melarang dari (makan) daging qurban setelah tiga hari, kemudian setelah itu beliau berkata:”Makanlah kalian (dari daging qurban) dan ambillah (sebagian) untuk bekal perjalanan, dan simpanlah (sebagian yang lain)”. (HR.Muslim:1972)

Dan dalam hadist ‘Aisyah rodhiyallahu ‘anha-dengan lafadz:”Makan, simpan dan bersodaqohlah kalian (dari qurban kalian)”. [HR.Muslim:1971]

Dan juga dalam hadist Jabir ra. yang panjang, tentang sifat haji Rasulullah SAW. disebutkan bahwa setelah beliau selesai menyembelih unta-unta beliau:

“Kemudian beliau memerintahkan untuk mengambil dari setiap unta tersebut sepotong daging dan dikumpulkan di satu kuali, setelah matang beliau makan sebagian dagingnya dan minum kuah nya”. [HR.Muslim:1218]

Imam An-Nawawi rohimahulloh berkata:” Makan dari setiap hewan yang di qurbankan hukumnya sunnah, akan tetapi karena untuk makan dari seratus unta tidak memungkinkan, maka beliau kumpulkan dalam satu kuali, supaya beliau bisa meminum kuah nya, yang didalamnya terkandung sari-sari daging dari semua unta tersebut, dan beliau makan dari sebagian daging itu sekedar nya”.

Hukum dan Manfaat Berqurban

7. Menggemukkan hewan qurban

Hukum dan Manfaat Berqurban – Imam Al-Bukhori rohimahulloh meriwayatkan atsar dari Abi Umamah bin sahl bin Hunaif rodhiyallaho ‘anhu secara muallaq, bahwa beliau berkata:”Kami dahulu menggemukan hewan qurban di  Madinah, begitu pula kaum muslimin”.

Berkata ibnu Qudamah rohimahullah:”Dan disunahkan untuk menggemukan hewan qurban, berdasarkan Firman Allah SWT:

“Demikianlah (perintah Allah), dan barang siapa mengaungkan syiar-syiar Allah, maka sesungguhnya itu timbul dari ketaqwaan hati”. (Al-Hajj:32)

Berkata Ibnu Abbas rodhiyallohu ‘anhu:”Pengangungan syiaar Allah dalam ibadah qurban adalah dengan menggemukan hewan qurban, membesarkan dan membaguskan badannya”.

8. Menyembelih di hari Idul Adha tanggal 10 Dzulhijjah.

Dalilnya adalah hadist dari Al-Baraa bin ‘Azib bahwa rasulullah SAW berkata: “Sesungguhnya yang kita mulai pertama kali pada hari (Idul Adha) ini adalah sholat, kemudian kita pulang lalu menyembelih qurban”. (HR.Bukhori: 5545 dan Muslim:1961)

Demikian delapan sunnah yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Semoga dapat bermanfaat dan menambah keimanan kita kepada Allah SWT, amin ya robbal alamin.

11 Manfaat dari berqurban

1.Menumbuhkan rasa empati

Hikmah di balik berqurban adalah melatih kita untuk memiliki sikap kepedulian sosial. Kita yang selama ini memiliki kelebihan harta maka sudah seharusnya menyisihkan sebagian untuk di korbankan dalam wujud binatang ternak untuk kemudian dagingnya akan di konsumsi oleh banyak orang yang membutuhkan.

Hukum dan Manfaat Berqurban

2. Melatih diri untuk menjadi dermawan

Seseorang yang menjadi pribadi yang dermawan perlu dilatih hingga menjadi kebiasaan. Menjadi dermawan dalam kebaikan sangat baik dan banyak manfaat nya. Untuk bisa menjadi dermawan perlu di latih terus menerus dan tidak hanya sekali dua kali saja melainkan terus dilakukan hingga menjadi kebiasaan. Jika kita sudah sering bersedekah harta mungkin bisa di tingkatkan dengan berqurban di waktu hari raya idul adha.

3. Meningkatkan ketaqwaan kepada Allah

Berqurban adalah salah satu perintah Alah yang jelas di cantumkan di Al-qur’an. Dalam manfaat memeluk agama islam, ibadah qurban akan menjaga bahkan meningkatkan ketaqwaan kita kepada Allah. Sehingga kita akan memiliki iman yang semakin kuat dan tidak mudah mengikuti hawa nafsu.

4. Bekal pahala di hari akhir

Hukum dan Manfaat Berqurban – Tentu saja ibadah qurban akan menjadi amal baik yang akan di catat oleh malaikat. Ibadah qurban yang semata-mata ikhlas dilakukan sebagai bagian dari pengabdian kepada Allah akan mendapatkan pahala yang setimpal. Pahala inilah yang nantinya akan menyelamatkan kita di hari akhir kelak.

5. Membangun sikap solidaritas

Saat berqurban, sebaiknya juga membaur dengan orang lain dalam proses penerimaan, penyembelihan, dan membagikan hewan kurban. Ada hikmah lain yang bisa didapat dalam kegiatan qurban ini. Manfaat hidup rukun, saat kegiatan qurban akan membuat kita saling bekerjasama dalam melakukan ibadah ini, setiap apa yang kita lakukan akan menjadi amalan baik. Oleh karena itu akan membuat kita, lebih bisa bersosialisasi dan berhubungan baik dengan orang lain.

6. Rezeki Kita menjadi berkah

Saat kita berkurban menjadi salah satu upaya untuk menjadikan apa yang selama ini kita kumpulkan, harta benda yang kita miliki menjadi berkah dengan menggunakannya untuk ibadah. Bahkan manfaat qurban, akan membahagiakan orang lain dalam jalan keislaman.

7. Menjauhkan diri dari sikap tamak

Hukum dan Manfaat Berqurban – Berqurban membutuhkan banyak syarat yang harus dipenuhi, mulai dari orang tersebut harus mampu, hingga mau melakukanya adalah hal yang tidak mudah. Sebagian dari kita mungkin ada yang mampu namun tidak, oleh karena itu ketika kita mau untuk berqurban itu sudah membuktikan kita tidak terlalu tergila-gila dengan harta dan susah untuk mengeluarkannya.

Hukum dan Manfaat Berqurban

8. Menjaga tali silaturahmi

Saat hari raya qurban adalah salah satu sarana untuk menjalin tali silaturahmi kepada orang lain. Tidak hanya kepada satu orang saja bahkan bisa sampai banyak orang. Menyukseskan kegiatan qurban dibutuhkan kebersamaan dan peranan banyak orang. Ini akan menjadi sarana pemersatu diantara umat islam. Tidak ada perbedaan di hari itu, kita bersama-sama berbagi kebahagian untuk sesama.

9. Mencukupi kebutuhan gizi kaum kecil 

Dari tinjauan kesehatan, manfaat qurban bisa membantu memenuhi kebutuhan gizi masyarakat Indonesia. Mengingat kebutuhan gizi rakyat Indonesia sangat tinggi dan tidak semua rakyat merasakan manfaat daging. Oleh karena itu, saat hari raya qurban menjadi salah satu kesempatan bagi masyarakat dari kalangan  bawah untuk memperbaiki asupan gizi, terutama yang berasal dari manfaat daging sapi dan kambing

10. Memakmurkan Masjid

Qurban kebanyakan dilakukan di masjid. Saat hari raya qurban pasti masjid melakukan kegiatan penyembelihan dan pembagian hewan qurban. Memakmurkan masjid adalah salah satu perintah yang perlu dilakukan umat islam. Masjid akan tetap di makmurkan setiap waktunya, karena banyak orang yang melakukan ibadah mulai dari shalat Ied bersama hingga proses penyembelihan.

11. Menjaga budidaya hewan ternak

Hukum dan Manfaat Berqurban – Ini adalah manfaat lain yang bisa di dapatkan untuk meningkatkan aspek pertanian negara kita. Dengan adanya ibadah qurban, maka harus ada hewan yang di qurbankan (disembelih). Peranan para peternak hewan seperti sapi, kambing, dan domba di Indonesia akan sangat penting dalam membantu terlaksananya kegiatan qurban ini. Manfaat qurban akan membantu meningkatkan aspek di bidan peternakan, mengingat sampai saat ini saja negara kita masih saja impor hewan-hewan ternak

Note: Jika artikel ini bermanfaat, mohon untuk di share agar orang lain dapat mengetahui manfaat nya, sekian dan terimakasih .

One thought on “Hukum dan Manfaat Berqurban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *