Contoh Cara Wawancara yang Baik dan Benar

Halo sobat, kali ini saya akan memberikan informasi contoh cara wawancara yang baik dan benar. Mungkin dari kita masih banyak yang belum mengetahui gimana sih cara agar wawancara kita terhadap narasumber berjalan dengan baik ? Sebelum kita memulai terhadap topik utama alangkah baiknya kita mengetahui pasti apa itu wawancara ? Berikut adalah penjelasannya .

Apa Itu Wawancara ?

Contoh Cara Wawancara yang Baik dan Benar

Wawancara atau biasa di sebut interview merupakan percakapan antara dua orang atau lebih dan, berlangsung antara narasumber dan pewawancara. Tujuan utama dari wawancara ini adalah untuk mendapatkan informasi yang tepat dari tokoh narasumber yang bersangkutan dan terpercaya.

Wawancara di lakukan dengan cara penyampaian beberapa pertanyaan dari pewawancara untuk di jawab oleh narasumber.

Menurut Ankur Garg, seorang psikolog menyatakan bahwa wawancara dapat menjadi alat bantu saat dilakukan oleh pihak yang memperkerjakan seorang calon/kadidat untuk suatu posisi, jurnalis, atau orang biasa yang sedang mencari tahu tentang kepribadian seseorang ataupun untuk mencari informasi.

Sebelum kita mengenali Contoh cara wawancara alangkah baiknya kita memahami Sedangkan wawancara itu memiliki bermacam-macam bentuk , apa saja bentuk nya ? simak penjelasan berikut ini.

Bentuk Wawancara

Contoh Cara Wawancara yang Baik dan Benar

Bentuk wawancara antara lain :

  1. Wawancara berita dilakukan untuk mencari bahan berita.
  2. Wawancara dengan pertanyaan yang disiapkan terlebih dahulu.
  3. Wawancara telepon yaitu wawancara yang dilakukan lewat telepon.
  4. Wawancara pribadi.
  5. Wawancara dengan banyak orang
  6. Wawancara dadakan/mendesak
  7. Wawancara kelompok dimana serombongan wartawan mewancarai seorang pejabat, seniman, olahragawan, artis dan lain sebagainya.

Jenis – jenis Wawancara

Contoh Cara Wawancara yang Baik dan Benar
yohanalvin.blogspot.com
  • Wawancara bebas

Dalam wawancara bebas, pewawancara bebas menanyakan apa saja kepada responder atau narasumber, namun harus diperhatikan bahwa pertanyaan itu bersangkutan dengan data-data yang diinginkan. Jika tidak hati-hati, kadang arah pertanyaan nya tidak terkendali.

  • Wawancara Terpimpin

Dalam wawancara terpimpin, pewawancara sudah dibekali dengan daftar pertanyaan yang lengkap dan terinci.

  • Wawancara Bebas Terpimpin

Dalam wawancara bebas terpimpin, pewawancara mengkombinasikan wawancara bebas dengan wawancara terpimpin, yang dalam pelaksanaan nya pewawancara sudah membawa pedoman tentang apa-apa yang ditanyakan secara garis besar.

Sikap – Sikap yang harus dimiliki Pewawancara

Contoh Cara Wawancara yang Baik dan Benar
slideshare.net

Saat melakukan wawancara, pewawancara harus dapat menciptakan suasana agar tidak kaku sehingga responden mau menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan. Untuk itu, sikap-sikap yang harus dimiliki seorang pewawancara adalah sebagai berikut:

  • Netral; artinya, pewawancara tidak berkomentar untuk tidak setuju terhadap informasi yang diutarakan oleh responden karena tugasnya adalah merekam seluruh keterangan dari responden, baik yang menyenangkan atau tidak.
  • Ramah; artinya pewawancara menciptakan suasana yang mampu menarik minat si responden.
  • Adil; artinya pewawancara harus bisa memperlakukan semua responden dengan sama. Pewawancara harus tetap hormat dan sopan kepada semua responden bagaimanapun keberadaannya.
  • Hindari ketegangan; artinya, pewawancara harus dapat menghindari ketegangan, jangan sampai responden sedang dihakimi atau diuji. Kalau suasana tegang, responden berhak membatalkan pertemuan tersebut dan meminta pewawancara untuk tidak menuliskan hasilnya. Pewawancara harus mampu mengendalikan situasi dan pembicaraan agar terarah.noh wawancara yang  

Contoh Cara Wawancara / Mempraktekan Wawancara yang Baik dan Benar

Contoh Cara Wawancara yang Baik dan Benar
sekolahpramugari.co.id

Contoh cara wawancara – Sukses tidaknya wawancara selain ditentukan oleh sikap wartawan juga ditentukan oleh perilaku, penampilan, dan sikap seorang wartawan. Sikap yang baik biasanya mengundang simpatik dan akan membuat suasana wawancara akan berlangsung akrab alias komunikatif.

Wawancara yang komunikatif dan hidup itu ditentukan oleh penguasaan permasalahan dan informasi seputar materi topik pembicaraan baik oleh narasumber maupun wartawan.

Setelah kita memiliki sikap, penampilan dan perilaku yang baik lalu di lanjutkan dengan penguasaan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Adapun penyampaian pertanyaan harus mengunakan bahasa yang baku, jangan menggunakan bahasa gaul, apalagi bahasa alay ( Aneh ).

Setelah kita mempelajari bahasa Indonesia yang baik dan benar, di lanjutkan dengan melatih berbicara kepada orang atau masyarakat yang belum kita kenal. Kenapa kita harus melatih berbicara kepada orang yang tidak kita kenal  ?

Karena biasanya jika kita berbicara sama orang yang kita kenal bahasa yang kita gunakan kadang kurang baku dan tidak sopan. Seperti penyebutan kata orang pertama seperti “SAYA” biasa nya jika kita berbicara sama orang yang kita kenal akan menggunakan kata “GUA”.

Nah dalam syarat mewawancarai yang baik dan benar penyebutan kata “GUA” itu tidak pantas untuk di sebutkan, oleh karena itu kita harus melatih berbicara sama orang yang tidak kita kenal.

Seperti contoh sama Polisi, sebisa mungkin kita pasti menyaring bahasa yang kita gunakan untuk tidak terucap yang tidak-tidak di depan Polisi.

Selanjutnya setelah melatih bahasa yang kita gunakan adalah untuk melatih keberanian. Kadang ada orang yang bahasa nya bagus sikap nya baik tapi orang nya pemalu. Nah sikap pemalu ini kadang yang membuat kita enggan untuk mewawancarai seorang narasumber.

Jika kita memiliki sikap pemalu maka nantinya jika kita terpaksa untuk mewawancarai seorang narasumber untuk tugas sekolah, pasti saat wawancara akan sedikit grogi dan tidak sempurna, bahkan bisa sampai lupa teks apa yang akan di wawancarai.

Contoh Pertanyaan Wawancara/Interview yang Simple

Contoh Cara Wawancara yang Baik dan Benar
sinarharapan.co

 

Judul : Pertanyaan Interview

  1. What : Apa pekerjaan kamu sebelum nya ?
  2. Why : kenapa kamu keluar/pindah dari pekerjaan kamu yang sebelumnya ?
  3. When : Kapan kamu keluar/pindah dari pekerjaanmu ?
  4. Where :  Dimana tempat kamu kerja sebelumnya ?
  5. Who : Siapa pemilik perusahaan tempat kamu kerja dulu ?
  6. How : Bagaimana pendapatmu tentang Perusahaan kami ?

Bagaimana sudah mengerti ? Mulai lah dari sekarang Untuk mempraktekan cara-cara di atas. Itulah penjelasan singkat tentang Contoh cara wawancara yang baik dan benar semoga saja bermanfaat bagi kita semua. Sekian dan terimakasih.

Video Pertanyaan Paling Sering di tanyakan saat Interview

Leave a Comment